Lowongan Kerja Terbaru Dosen Universitas Airlangga

0

Lowongan Kerja Dosen Unair – Universitas Airlangga Surabaya membuka kesempatan berkarir di dunia pendidikan dengan mengisi posisi sebagai berikut :

  • Dosen Tetap Universitas Airlangga.

Persyaratan :

  • Belum memiliki NIDN/NIDK/NUPTK dan bukan sebagai CPNS/PNS
  • Surat Pernyataan tidak terikat sebagai pegawai di instansi pemerintah/BUMN bermaterai Rp.6000,-
  • Salinan/copy ijazah dan Transkrip S1,S2,S3 (Jika sudah S3) berwarna
  • Daftar Riwayat Hidup/CV dilengkapi dengan email dan nomor telepon/HP yang aktif
  • Pas Foto berwarna 4x6cm 1 lembar
  • Salinan/copy KTP (berwarna)
  • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter Rumah Sakit Pemerintah
  • Sertifikat dan dokumen pendukung (TOEFL, Seminar, dll)

Kualifikasi Umum :

  • Pria/Wanita berkewarganegraan Indonesia
  • Pendidikan minimum S2
  • Usia maksimal 35 tahun
  • Berkelakuan baik dan sehat jasmani dan rohani
  • Memiliki motivasi yang kuat untuk studi lanjut ke Program Doktor (bagi yang masih S2)
  • Bersedia ditempatkan di Universitas Airlangga Kampus Banyuwangi

Kualifikasi Khusus :

  • Bergelar Magister/Master Bidang Akuntansi dan bukan Bidang Pendidikan Akuntansi

Tata Cara Pendaftaran :

Surat lamaran ditujukan kepada :

Yth.Direktur Sumber Daya Manusia Universitas Airlangga, Kantor Manajemen Universitas Airlangga Kampus C,Mulyorejo, Surabaya 60115

Keterangan :

  • Surat Lamaran beserta persyaratan dimasukkan ke dalam amplop coklat dan pojok kanan amplop ditulis Kode Lamaran, DTA untuk Dosen Tetap Akuntansi.
  • Surat lamaran disertai berkas persyaratan diatas dikisimkan via Pos atau Jasa Titipan lainnya dan tidak menerima lamaran via email
  • Bagi pelamar terpilih seleksi/lolos seleksi akan dihubungi oleh panitia seleksi serta pengumuman akan dicantumkan pada website : sdm.unair.ac.id
  • Lamaran diterima paling lambat 31 Oktober 2019
  • Sumber Info

Lowongan Kerja Terbaru Dosen Universitas Airlangga

Universitas Airlangga – UA – UNAIR adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang terletak di Surabaya, Jawa Timur. Universitas Airlangga didirikan tanggal 10 November 1954 bertepatan dengan hari pahlawan yang ke-9. Pada tahun 2009, terdapat 24.143 mahasiswa yang terdaftar di UA. Berdirinya Universitas Airlangga memiliki sejarah yang cukup panjang. Sebelum UA resmi didirikan, pada tanggal 9 dan 11 Oktober 1847, disampaikan usul kepada Pemerintah Kolonial Belanda untuk mendidik pemuda-pemuda Jawa yang berbakat menjadi ahli-ahli praktek kesehatan. Pada tanggal 2 Januari 1849, melalui Keputusan Pemerintah No. 22, didirikan NIAS (Nederlandsch Indische Artsen School) sebagai tempat pendidikan dokter di Surabaya. Sejak tahun 1913, pendidikan dokter di Surabaya berlangsung di Jl. Kedungdoro 38 Surabaya. Pada tahun 1923 gedung NIAS dipindah dari Jl. Kedungdoro ke tempat berdirinya Fakultas Kedokteran Unair di Jl. Mayjen. Prof. Dr. Moestopo Surabaya.

Kemudian Dr. Lonkhuizen, Kepala Dinas Kesehatan pada masa itu, mengajukan usulan untuk mendirikan Sekolah Kedokteran Gigi di Surabaya yang dirintis sejak bulan Juli 1928 hingga 1945. Ia mendapat persetujuan dari Dr. R.J.F. Van Zaben, Direktur NIAS. Berikutnya, sekolah tersebut lebih dikenal dengan nama STOVIT (School Tot Opleiding Van Indische Tandarsten). Kala itu, STOVIT berhasil mengumpulkan 21 orang siswa. Dalam perjalanannya, STOVIT berganti nama menjadi Ika Daigaku Shika dengan Dr. Takeda sebagai Direktur pertamanya, menjabat antara tahun 1942-1945.

Dua tahun kemudian, pemerintah Belanda mengambil alih dan kemudian mengganti namanya menjadi Tandheekunding Institute. Pada tahun 1948 sekolah ini berubah status menjadi Universitier Tandheelkunding Instituut (UTI). Di bawah otoritas Republik Indonesia Serikat (RIS), UTI kembali berganti nama menjadi LKIG (Institute of Dentistry) selama 4 tahun masa studi, di bawah pimpinan Prof. M. Knap dan Prof. M.Soetojo. Pada tahun 1948 Universitas Airlangga merupakan cabang dari Universitas Indonesia yang memiliki 2 fakultas, yakni Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi.

Universitas Airlangga secara resmi berdiri pada tahun 1954 berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 57/1954 dan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 10 November 1954, bertepatan dengan perayaan hari pahlawan yang kesembilan. Pada tahun yang sama pula berdiri Fakultas Hukum yang dulunya merupakan cabang dari Fakultas Hukum, Ekonomi dan Sosial Politik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Nama Airlangga diambil dari nama raja yang memerintah Jawa Timur pada tahun 1019 hingga tahun 1042 yaitu Rakar Galu Sri Lokeswara Dharmawangsa Airlangga Anantawikramattungadewa atau dikenal dengan nama Prabu Airlangga. Simbol Universitas Airlangga adalah burung Garuda tunggangan Wisnu yang membawa guci berisikan air “Amrta” yakni air kehidupan abadi. Simbol ini melambangkan Universitas Airlangga sebagai sumber ilmu yang senantiasa kekal.

Bendera Universitas Airlangga berwarna kuning dan biru. Warna kuning melambangkan keagungan, biru melambangkan ksatria dan jiwa yang mendalam. Warna-warna itu diambil dari warna selubung yang menutupi patung Wisnu pada upacara pendirian Universitas Airlangga oleh Presiden Pertama Republik Indonesia pada tanggal 10 Nopember 1954. Saat ini Universitas Airlangga memiliki 13 fakultas dan 1 program pascasarjana dan memiliki 127 program studi (prodi) dari berbagai jenjang, meliputi program akademik, vokasi, dan spesialis.

Share.