Pemerintah Pusat Ingin Meniru Lelang Jabatan, Jokowi-Ahok

0

Lelang Jabatan PNS – Pemerintah pusat berencana melaksanakan seleksi dan promosi jabatan terbuka atau lelang jabatan di kementerian atau lembaga negara untuk pejabat eselon I dan II, khususnya untuk jabatan direktur jenderal, pada tahun depan.Wakil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Eko Prasojo mengakui, lelang jabatan tersebut mirip dengan seleksi dan promosi yang digelar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi untuk lurah dan camat se-Jakarta.

Menanggapi hal tersebut Jokowi pun mendukung rencana pemerintah pusat itu. “Bagus dong. Menurut saya seleksi dan promosi terbuka butuh keberanian. Lurah camat yang dulu ndak dukung akhirnya dukung semua. Tapi hasilnya nanti, kinerjanya. Kalau baik, kalau saya, yakin lebih baik. Tapi standar baik belum bisa saya pastikan,” ujar Jokowi di Kantor Lurah Cipinang Cempedak, Jakarta.

Serupa dengan pernyataan Jokowi, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok juga menyatakan, lelang jabatan yang akan dilakukan pemerintah pusat merupakan hal yang baik. Sebab sistem seleksi itu sesuai dengan Rancangan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara yang masih menunggu pengesahan DPR.

“Bagus dong, bagus. Harus seperti itu. Karena memang itu kan kerja sama Menpan. Itu inti substansi dari RUU ASN, Aparatur Sipil Negara, yang sampai sekarang masih di Kemendagri, belum dibahas. Kita (Komisi II) buat RUU ASN, di situ ada seleksi promosi terbuka untuk jabatan-jabatan eselon,” kata Ahok.

Nantinya, Kementerian akan membentuk tim assessment yang beranggotakan menteri, pimpinan lembaga, sekretaris daerah, dan akademisi. Terdapat 3 penilaian utama yang tidak jauh berbeda dari lelang jabatan di DKI, yaitu mengenai pengelolaan manusia, pengelolaan tugas, dan pengelolaan diri sendiri.

Share.